Wishnutama, Berambisi Namun Tetap Low Profile

wishnutama, NET founder
Foto by TEMPO

Bicara soal kepemimpinan, setiap orang pasti memiliki sosok pemimpin yang diidamkan. Mungkin karena keperibadiannya, kecakapannya, keahliannya, kecerdasannya, maupun hal lain yang bisa dijadikan motivasi dan contoh yang baik terutama dalam bekerja. Pemimpin adalah pribadi yang memiliki superioritas tertentu, sehingga dia memiliki kewibawaan dan kekuasaan untuk menggerakkan orang lain melakukan usaha bersama guna mencapai sasaran tertentu (Kartono, 2005).

Adalah Wishnutama, salah satu profesional di bidang media yang sekaligus pendiri dan pimpinan salah satu stasiun TV swasta Indonesia yang berhasil membuat stasiun TV swasta tersebut mampu bersaing dengan seniornya meskipun umurnya masih muda.

Pria yang akrab disapa Mas Tama ini lahir 4 Mei 1976. Lulusan Mount Ida College Boston jurusan komunikasi di Amerika Serikat. Pada tahun 1994 Ia memulai karir di Dunia Pertelevisian Indonesia sebagai Supervisor On Air Promotion (SOAP) di Indosiar. Selama di Indosiar, tidak sedikit program menarik dan berkualitas yang berhasil Ia hadirkan berkat kekreatifitasannya, beberapa di antaranya adalah Gebyar BCA, Pesta dan Patroli.

Tidak puas sampai di situ, pada tahun 2001 Ia pindah ke Trans TV sebagai Kepala Divisi Produksi. Di sini lah karir Mas Tama melesat dengan cepat. Setelah 3 tahun, Ia berhasil menjadi Direktur Operasional dan kemudian menjadi Wakil Direktur Utama 1 tahun kemudian.

Setelah 11 tahun sukses mengembangkan Trans Corp, tahun 2012 Ia memilih mundur dari jabatannya dan kemudian mendirikan stasiun TV baru bernama NET TV yang berasal dari singkatan News and Entertainment Television. NET. TV resmi mengudara pada tanggal 26 Mei 2013, setelah sebelumnya menjalani siaran percobaan sejak tanggal 18 Mei 2013.

Dalam memimpin perusahaannya, Ia adalah sosok yang demokratis. Dalam mencapai tujuannya Ia selalu mengedepankan kerjasama tim karena menurutnya kesuksesan tidak akan mudah diraih tanpa adanya kerjasama tim.

Selain itu juga, Mas Tama adalah pribadi yang low profile. Hal ini dibuktikan dengan ketidak sukaannya jika orang-orang di sekitarnya memanggilnya dengan sebutan bos, bahkan oleh anak buahnya sekalipun. Ia lebih suka dipanggil Tama atau Mas Tama untuk menghindari adanya kesenjangan antara atasan dengan bawahan. Menurutnya, panggilan bos itu tidak penting. Yang penting itu kerja dengan disiplin keras dan berusaha semaksimal mungkin.

Untuk meraih kesukses tersebut tentunya banyak faktor yang mempengaruhi. Salah satunya adalah dengan menjalin kerjasama dengan bawahannya sehingga rasa aman, tentram dan memiliki bisa tercipta.

Keith Davis menyimpulkan ada 4 faktor yang mempengaruhi kepemimpinan dalam organisasi, yaitu :
  • Kecerdasan : seorang pemimpin harus mempunyai kecerdasan yang melebihi para anggotanya.
  • Kedewasaan sosial dan hubungan sosial yang luas (Social manutary and breadth) : seorang pemimpin biasanya memiliki emosi yang stabil, matang, memiliki aktivitas dan pandangan yang cukup matang.
  • Motivasi dalam dan dorongan untuk berprestasi (Inner motivation and achievement drives) : dalam diri seorang pemimpin harus mempunyai motivasi dan dorongan untuk mencapai suatu tujuan.
  • Hubungan manusiawi : pemimpin harus bisa mengenali dan menghargai para anggotanya. Menurut Greece, di dalam suatu organisasi, hubungan antara bawahan dengan pimpinan bersifat saling mempengaruhi.
Seorang Wishnutama juga memiliki keperibadian yang humble. Ia mau menerima kritik dan saran dari siapapun bahkan bawahannya. Gaya kepemimpinan ini menurut Blake dan Mouton disebut gaya kepemimpinan team, karena anggota organisasi turut dilibatkan dalam pengambilan keputusan dengan maksud mempergunakan kemampuan mereka untuk memperoleh hasil yang terbaik yang mungkin dapat dicapai. Hal ini terbukti berkat kerja keras Mas Tama dan team, Net TV mampu menghadirkan program-program tv menarik yang tidak hanya menghibur namun juga mengedukasi penontonnya.

Kesimpulannya adalah dalam memimpin suatu organisasi, dibutuhkan jiwa kepemimpinan yang baik. Tidak hanya cerdas, namun perlu adanya kedewasaan sosial dan motivasi yang tinggi untuk berprestasi. Selain itu, kerendahan hati juga turut andil dalam hal menghindari adanya kesenjangan antara atasan dengan bawahan sehingga hubungan manusiawi dapat terjalin dengan baik.
                                                      
Referensi
about netmedia

Postingan populer dari blog ini

[UPDATE] TWRP 3.0.0-0 For Samsung Galaxy V SM-G313HZ

Philz Recovery 5.15.9 For Spreadtrum SC8830

[CUSTOM ROM] Nemoid ROM v1